Mega-Berita.com Sanggau -
Kekecewaan warga Dusun Segok-Sebaboi, Desa Sebuduh, Kecamatan Kembayan,
terhadap lambannya realisasi program pemasangan listrik semakin memuncak.
Bahkan, sebagian warga mengaku mulai kehilangan kepercayaan terhadap
Kepala Desa Sebuduh karena hingga kini tidak ada penjelasan terbuka
terkait perkembangan usulan maupun jadwal survei dari pihak PLN.
Kondisi tersebut diperkuat dengan pengalaman tim awak media yang telah
tiga kali mendatangi Kantor PLN Sanggau untuk meminta konfirmasi terkait
jadwal survei dan pemasangan listrik di Dusun Segok-Sebaboi. Namun setiap
kunjungan, pihak keamanan (security) PLN menyampaikan bahwa seluruh urusan
terkait program tersebut hanya dapat dibahas melalui kepala desa.
Sikap tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Pasalnya, jika seluruh komunikasi dengan PLN hanya melalui kepala desa,
maka seharusnya pemerintah desa mampu memberikan informasi yang jelas dan
terbuka kepada warga mengenai perkembangan program yang sangat dinantikan
tersebut.
"Kalau memang sudah ada koordinasi dengan PLN, kenapa masyarakat tidak
pernah diberi penjelasan secara terbuka? Sampai sekarang kami tidak tahu
sudah sampai di mana prosesnya," ungkap salah seorang warga.
Sejumlah warga menilai Kepala Desa Sebuduh terkesan tertutup dan tidak
transparan terkait informasi program listrik yang menjadi kebutuhan dasar
masyarakat. Akibat minimnya informasi tersebut, muncul berbagai spekulasi
dan dugaan adanya persoalan dalam komunikasi antara pemerintah desa dan
pihak PLN.
Warga juga mempertanyakan keseriusan pemerintah desa dalam memperjuangkan
kebutuhan masyarakat Dusun Segok-Sebaboi. Sebab hingga saat ini belum
terlihat adanya langkah konkret maupun penyampaian resmi kepada masyarakat
mengenai hasil koordinasi yang telah dilakukan dengan PLN Sanggau.
"Kami bukan menolak pemerintah desa, tetapi kami ingin keterbukaan. Jangan
sampai masyarakat terus menunggu tanpa kepastian sementara informasi hanya
beredar dari mulut ke mulut," kata warga lainnya.
Menurut sejumlah tokoh masyarakat, kepercayaan publik terhadap pemerintah
desa merupakan modal utama dalam pembangunan. Namun kepercayaan tersebut
dapat terkikis apabila pemerintah desa tidak mampu menyampaikan informasi
secara transparan, terutama menyangkut program yang menyentuh kepentingan
banyak orang.
Situasi ini membuat masyarakat mendesak Kepala Desa Sebuduh untuk segera
memberikan penjelasan resmi kepada warga terkait status pengajuan listrik
Dusun Segok-Sebaboi, hasil koordinasi dengan PLN Sanggau, serta kendala
yang menyebabkan program tersebut belum terealisasi.
Warga menegaskan bahwa kebutuhan listrik bukan sekadar proyek pembangunan
biasa, melainkan kebutuhan dasar yang sangat mempengaruhi pendidikan,
ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, mereka meminta
agar tidak ada informasi yang ditutupi dan seluruh proses dapat
disampaikan secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sebuduh maupun pihak PLN
Sanggau belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan survei dan
rencana pemasangan listrik di Dusun Segok-Sebaboi.
Masyarakat kini menunggu langkah nyata dan penjelasan terbuka dari Kepala
Desa Sebuduh. Sebab tanpa transparansi, kepercayaan yang telah mulai
luntur dikhawatirkan akan semakin sulit dipulihkan.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala Desa
Sebuduh maupun pihak PLN Sanggau sesuai amanat Undang-Undang Pers Nomor 40
Tahun 1999.
Pewarta : Aris
Pewarta : Aris



