Warga Segel Kantor Desa Semayang, Protes Wilayahnya Tak Masuk Program Listrik PLN

mega-berita.com
Rabu, 09 September 2026 | 23.44 WIB Last Updated 2026-09-09T16:44:00Z
Mega-Berita.com> SANGGAU, KALBAR.Warga Desa Semayang, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, melakukan penyegelan terhadap Kantor Desa Semayang sebagai bentuk protes terkait rencana pembangunan jaringan listrik PLN yang dinilai belum mengakomodasi seluruh wilayah yang selama ini berharap mendapatkan akses listrik.
Persoalan tersebut bermula dari informasi mengenai daftar wilayah yang akan mendapatkan jaringan listrik PLN. Warga sebelumnya mengetahui bahwa sejumlah wilayah akan masuk dalam program tersebut. Namun, belakangan muncul informasi bahwa wilayah yang akan dialiri listrik hanya Dusun Onggok, sementara Dusun Sei Rambai dan Dusun Tanak Tengkawang disebut belum masuk dalam rencana tersebut.
Informasi itu kemudian memicu kekecewaan warga, khususnya masyarakat di wilayah Dusun Sei Rambai dan Dusun Tanak Tengkawang.
Menurut keterangan warga, Kepala Desa Semayang menyampaikan bahwa kemampuan anggaran yang tersedia saat ini hanya untuk pembangunan jaringan sepanjang sekitar 6 kilometer. Sementara jarak dari Semayang menuju Tanak Tengkawang diperkirakan mencapai sekitar 10 kilometer.
Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan keberlanjutan program listrik PLN, terutama bagi warga Tanak Tengkawang yang hingga kini masih berharap mendapatkan akses listrik.
Warga menyebut, Tanak Tengkawang merupakan desa persiapan, namun masyarakat di wilayah tersebut dinilai masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
“Mirisnya Tanak Tengkawang tanpa listrik, tanpa air bersih. Bertahan hidup, pemerintah tutup mata,” ungkap warga.
Kekecewaan masyarakat kemudian memuncak hingga dilakukan penyegelan Kantor Desa Semayang. Aksi tersebut menjadi bentuk desakan agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan memperjuangkan agar jaringan listrik dapat menjangkau wilayah yang belum teraliri.
Warga menegaskan bahwa persoalan tersebut saat ini masih sedang diperjuangkan. Mereka berharap Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan Kembayan, Pemerintah Kabupaten Sanggau serta pihak PLN dapat duduk bersama mencari solusi agar Sei Rambai dan Tanak Tengkawang tidak kembali tertinggal dalam program elektrifikasi.
Masyarakat juga meminta adanya kejelasan mengenai rencana dan tahapan pembangunan jaringan listrik, sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PLN maupun Pemerintah Kabupaten Sanggau terkait alasan belum masuknya Sei Rambai dan Tanak Tengkawang dalam rencana pembangunan jaringan listrik tersebut.
Keterangan foto: Kantor Desa Semayang, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, tampak disegel warga sebagai bentuk protes terkait persoalan akses listrik PLN.
TimRed
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warga Segel Kantor Desa Semayang, Protes Wilayahnya Tak Masuk Program Listrik PLN

Trending Now