Iklan

Gubernur Kalbar Dampingi Kunker Sekjen Kementerian LHK RI Ke Sintang

mega-berita.com
Jumat, 26 November 2021 | 10.49 WIB Last Updated 2022-08-07T10:20:43Z

 


Mega-Berita.com   Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH. M. Hum turut mendampingi kunjungan kerja Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M.Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia ke Kabupaten Sintang pada Kamis, 25 November 2021.
 
Saat berada di Taman Enggang Jalan Hutan Wisata Sintang, Gubernur Kalimantan Barat menyampaikan konsesi lahan sawit di Kalimantan Barat ini ada 2,7 juta hektar dan yang sudah ditanam sudah 1 juta hektar, tersisa 1,7 juta hektar yang belum ditanam.
 
“yang 1,7 juta hektar inikan hutannya sudah tidak ada. Maka harus dievaluasi. Kalau perlu ditarik oleh negara untuk dijadikan hutan lagi. Menurut saya sebaiknya begitu. Bisa jadi sisa yang belum ditanam itu berada di wilayah yang tanahnya gambut” terang H. Sutarmidji.

“Saya sangat mendukung bahkan 1.000 persen saya mendukung pernyataan Bapak Presiden RI tentang perbaikan lingkungan dan area tangkapan hujan juga harus diperbaiki. Daerah aliran sungai Kapuas itu 70 persen sudah rusak. Bagaimana memperbaiki DAS Sungai Kapuas” terang H. Sutarmidji.

“Penanaman kembali dan  penghijauan, akan saya siapkan areanya. Kita percepat penanaman kembali hutan dan sebanyak mungkin. Kalau perlu kita pantau dengan aplikasi seperti di Kota Pontianak itu, pohon yang ada sudah terpantau dengan aplikasi. Berapa karbon, CO2 dan biomassanya bisa diketahui. Semua bisa dilihat, untuk lingkungan dan ekosistem bisa terpantauSaya akan terus mendukung apapun kerja-kerja untuk pemulihan lingkungan” terang H. Sutarmidji.

“Soal masih banyaknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin atau PETI. Saya sudah sampaikan ke Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahwa untuk menghentikannya hanya dengan perintah presiden. Kalau perintah presiden, besok akitivitas PETI dihentikan, maka berhenti itu PETI. Karena PETI yang ada ini sudah pakai hexavator. Kalau presiden yang perintah, pasti cepat. Kalau gubernur yang perintah, pasti banyak alasan” terang H. Sutarmidji.
 
 
Sumber : Humas Pemda
Publish : Akbar
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Kalbar Dampingi Kunker Sekjen Kementerian LHK RI Ke Sintang

Iklan