Mega-Berita.com Sanggau, Kalbar –
Pemberitaan salah satu media luar daerah yang menyebut adanya aktivitas
Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) aktif di wilayah Semerangkai,
Kecamatan Kapuas, mendapat bantahan keras dari hasil temuan di lapangan.
Tim yang turun langsung ke lokasi pada Kamis (2/4/2026) sore tidak
menemukan adanya aktivitas penambangan seperti yang diberitakan.
Sebaliknya, sejumlah lanting jek justru terlihat terparkir di tepian
Sungai Kapuas tanpa aktivitas.
Fakta visual di lokasi memperlihatkan mesin tidak beroperasi, tidak ada
pergerakan pekerja, serta tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas produksi.
Kondisi ini bertolak belakang dengan narasi yang menyebut kegiatan tambang
masih berjalan.
Seorang warga setempat menegaskan bahwa aktivitas PETI di kawasan tersebut
sudah lama berhenti.
“Sudah lama tidak kerja. Lanting itu hanya parkir saja, bukan beroperasi,”
ujarnya.
Atas perbedaan mencolok ini, muncul pertanyaan serius terhadap validitas
dan akurasi pemberitaan yang beredar. Publik pun berpotensi menerima
informasi yang tidak utuh jika tidak dilakukan verifikasi langsung di
lapangan.
Rilisan ini sekaligus menjadi bentuk klarifikasi berbasis fakta untuk
meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil.
Di sisi lain, masyarakat berharap agar isu PETI tidak terus dijadikan
polemik sepihak tanpa solusi. Persoalan ekonomi dan keterbatasan lapangan
pekerjaan masih menjadi akar persoalan yang belum terselesaikan.
Masyarakat meminta semua pihak, termasuk media, untuk lebih mengedepankan
prinsip keberimbangan, konfirmasi, dan cek fakta sebelum menyampaikan
informasi ke publik.
Tanpa itu, pemberitaan berisiko menimbulkan stigma, memperkeruh suasana,
serta merugikan masyarakat yang tidak lagi melakukan aktivitas seperti
yang dituduhkan.
(Tim Investigasi)

