Dugaan praktik mafia BBM subsidi kembali mencuat di Kabupaten
Melawi.
Mega-Berita.com Melawi – Dugaan praktik mafia
BBM subsidi kembali mencuat di Kabupaten Melawi. Kali ini, tim investigasi
media menemukan aktivitas mencurigakan di SPBU 66.0624 yang diduga menjadi
lokasi penyelewengan solar subsidi secara terang-terangan.
Saat melakukan investigasi langsung di lapangan, awak media mendapati
sebuah mobil angkut terparkir di area SPBU dengan kondisi bak diduga
digunakan untuk membawa jeriken pengangkut solar subsidi. Beberapa pria
terlihat berada di sekitar kendaraan tersebut saat proses pengisian BBM
berlangsung.
Solar subsidi di SPBU diduga dimainkan oleh oknum tertentu.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa solar subsidi di SPBU tersebut tidak
sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak, melainkan diduga
dimainkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan bisnis ilegal.
Ironisnya, aktivitas mencurigakan itu disebut-sebut bukan lagi rahasia
umum. Warga sekitar mengaku kendaraan pengangkut jeriken kerap keluar
masuk SPBU saat solar subsidi tersedia. “Sudah sering terlihat mobil bawa
jeriken antre di situ. Kadang masyarakat biasa malah tidak kebagian
solar,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Lemahnya pengawasan distribusi solar di SPBU 66.0624.
Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran
biasa, melainkan bentuk penyalahgunaan distribusi BBM subsidi yang
merugikan negara dan menyengsarakan masyarakat kecil. Solar subsidi yang
seharusnya dinikmati petani, nelayan, sopir angkutan, dan pelaku usaha
kecil justru diduga dijadikan ladang bisnis oleh mafia BBM.
Tim investigasi juga menyoroti lemahnya pengawasan di SPBU 66.0624.
Aktivitas pengangkutan menggunakan jeriken dalam jumlah besar seharusnya
tidak bisa lolos begitu saja apabila pengawasan berjalan ketat sesuai
aturan Pertamina dan ketentuan pemerintah.
Publik kini mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum, pihak
Pertamina, serta instansi terkait. Pasalnya, dugaan penyimpangan
distribusi BBM subsidi di wilayah Melawi bukan kali pertama mencuat, namun
hingga kini praktik serupa diduga masih terus berlangsung tanpa tindakan
nyata.
Masyarakat mendesak Polres Melawi & Pertamina usut tuntas.
Masyarakat mendesak Polres Melawi, Pertamina, dan BPH Migas segera turun
tangan melakukan inspeksi mendadak serta audit distribusi BBM di SPBU
tersebut. Jika ditemukan adanya permainan solar subsidi, aparat diminta
tidak hanya menindak pelaku lapangan, tetapi juga mengusut dugaan
keterlibatan oknum yang membekingi aktivitas tersebut.
“Jangan sampai mafia solar makin kebal hukum sementara masyarakat kecil
terus jadi korban kelangkaan,” tegas salah seorang warga.

